Pedagang Keluhkan, Ridwan Dorong Perbaikan Pasar Syariah Sasa

Kota Ternate18 Dilihat

Ternate – Anggota DPRD Kota Ternate dapil II Ternate Selatan-Moti, Ridwan AR tersentak atas seorang pedagang Pasar Syariah di Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, mengeluhkan fasilitas gedung pasar yang rusak dan minimnya pelanggan.

Keluhan tersebut disampaikan pedagang kepada Anggota DPRD Kota Ternate Daerah Pemilihan (Dapil) II Ternate Selatan, Ridwan AR, saat melaksanakan reses Masa Sidang III Tahun 2026 di lingkungan pasar, Senin (14/9/2026).

Pedagang setempat, Asmi Abdurahman, mengatakan gedung pasar yang dirinya melakukan penjualan dapat segera diperhatikan untuk diperbaiki, agar situasinya bisa kembali seramai dulu.

“Harapan saya semoga pemerintah bisa melakukan perbaikan pasar ini, lalu kasih masuk pedagang di sini, biar ramai, supaya torang bisa dapat rezeki, meskipun tidak banyak,” kata Asmi.

Merespon keluhan tersebut, Ridwan menga ku lokasi Pasar Syariah telah dilakukan peninjauan sebanyak tiga kali. Meski demiki an, keluhan masyarakat terkait perbaikan fasilitas tak kunjung ditindaklanjuti.

“Saya sudah sekitar tiga hingga empat kali turun langsung ke Pasar Sasa. Lagi-lagi, aspirasi dan harapan yang disampaikan pedagang adalah terkait fasilitas pasar. Mereka memohon agar pemerintah daerah dapat melakukan pembenahan serta perbaikan fasilitas,” ujarnya, Selasa (15/9/2026).

Karena itu, Ridwan berkomitmen terus mendorong terkait upaya perbaikan dan rehabilitasi infrastruktur pasar di ranah parlemen. Menurutnya, upaya perbaikan tersebut dapat menunjang perekonomian masyarakat setempat.

“Saya sudah melakukan kunjungan kesekian kalinya ini. Namun situasinya menunjukkan bahwa belum ada kebijakan nyata dari pemerintah kota terkait perbaikan fisik dan fasilitas pasar. Karena itu, kami akan terus mendorong dan mengawal isu ini,” tegasnya.

Ridwan menjelaskan, pasar tersebut memiliki letak yang strategis karena diapit dengan beberapa institusi pendidikan, seperti Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara dan lainnya.

“Pasar Sasa memiliki potensi ekonomi yang bisa dikembangkan, karena keberadaan kampus-kampus ini membawa banyak mahasiswa membutuhkan pelayanan dan fasilitas belanja kebutuhan pokok sehari-hari,” jelasnya.

Selain memperjuangkan di ranah parlemen, Ridwan juga meminta pemerintah kelurahan terus mengimbau dan membangun komunikasi dengan para pemuda, warga Sasa, dan lingkungan sekitar agar pasar tersebut dapat segera kembali ramai.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate bersama beberapa pemerintah kelurahan dan DPRD perlu mencari formulasi baru agar bangunan Pasar Syariah bisa kembali aktif digunakan.

“Saat ini, aktivitas jual beli justru berada di sepanjang jalan. Sementara fasilitas didalam pasar tidak dimanfaatkan secara optimal. Peran pemerintah kelurahan sangat penting untuk membangun kolaborasi dan mengkomunikasikan hal ini ke Pemkot Ternate demi kepentingan warga,” tandasnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *