Proyek Dinas PUPR, Rus’an: Masih Gape Antara Fisik dan Keuangan

Kota Ternate381 Dilihat

TERNATE,Tbn- Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kota Ternate mencatat, pekerjaan proyek 2024 yang dilaksanakan rekanan terlihat masih gape (menganga) yang cukup jauh antara progres fisik dan realisasi keuangan.

“Progres keuangan sampai Oktober Rp 137,65 miliar atau baru capai 52,7 persen tapi progres fisik sudah 80,02 persen,” ungkap Kepala Dinas PUPR Kota Ternate, H. Rus’an M. Nur Taib, usai RDP dengan komisi III DPRD, Kamis (14/11/2024).

Masih cukup jauh (gape) antara progres fisik dan realisasi keuangan, menurutnya, pertama karena ada pekerjaan yang prosesnya ada yang tidak ambil uang muka, artinya kerja selesai baru diambil.

Kedua, ada proses termin yang dia harus 60 persen baru termin, sedangkan di lapangan dia sudah 50 persen tapi belum bisa ambil termin, berarti dia masih memakai uang muka yang berkisar antara 20-30 persen tadi.

“Dua faktor itu yang membuat gape antara 80,02 dan 52,7 cukup besar karena pertama ada yang tidak ambil uang muka, ada juga dengan menggunakan uang muka tapi dia menunggu nanti 100 persen termin baru bayar sekaligus,”sambungnya.

Padahal ada termin tapi dia tidak ambil, berarti dia masih bertahan dengan keuangan 30 persen, padahal pekerjaan fisiknya dia sudah 80 persen atau 90 persen bahkan 100 persen.

“Itu biasa dalam instansi atau jasa konstruksi dalam proses pekerjaan kadang-kadang begitu. Ada pelak sana ambil uang muka, ambil termin dan mengambil 100 persen, tapi kalau tidak dia memakai uang muka 20 sampai 30 persen, sedang kan fisiknya sudah 90 persen, kan cukup jauh ini,” katanya.

Rus’an mengatakan, Desember nanti pihaknya tetap optimis seperti tahun lalu kegiatan 98 persen mungkin ada beberapa kegiatan fisik terpaksa terbawa ke tahun 2025. “Target kami kegiatan fisik 98 persen sudah selesai di bulan Desember,” ujarnya.

Sudah diantisipasi kalau sampai terbawa hutang ke tahun 2025, kata Rus’an, kemarin rapat dengan TAPD sudah dibahas dan diantisipasi kalau sampai terbawah hutang. “Pak Sekda pimpin langsung bersama teman-teman perencanaan tiap dinas termasuk Kepala Dinas,” jelasnya. (wis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *