TERNATE,Tbn-Masalah sampah di Kota Ternate kembali menjadi perhatian serius Komisi III DPR Ternate. Dima na kebijakan yang masih diterapkan Pemerintah kota (Pemkot) Ternate yaitu angkut, muat, buang diakui DPRD belum optimal dilakukan.
Anggota Komisi III DPRD Kota Ternate, Nurlaela Syarif menyatakan, untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah, kedepan Pemkot Ternate harus mengintervensi kebijakan perilaku masyarakat dengan penegakan regulasi secara optimal seperti sosialisasi dan edukasi.
“Regulasi secara optimal ini dengan menggerakan seluruh Pemerintah dari tingkat bawah, baik itu RT/RW, Kelurahan dan Kecamatan,” katanya, Kamis (12/12/2024).
Nurlaela bilang, untuk mengoptimalkan masalah sampah ini tidak hanya pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH), tetapi secara keseluruhan untuk mengintervensi terkait kebijakan tersebut terkait sumber sampah utama di antaranya, sampah rumah tangga, perkantoran, industri dan lembaga usaha yang kiranya diintervensi dari aspek perilaku masyarakat.
Politisi NasDem itu biasa disapa Nella menambahkan, optimalisasi Pemerintah Kota harus dengan kesiapan armada/ karena penyediaan armada pengangkut sampah selama ini belum optimal.
“Salah satu pendekatan problem pengelolaan sampah, kita harus berpikir bukan hanya masalah lingkungan tetapi masalah kesehatan, dimana Pemkot harus berpikir kualitas kesehatan masyarakat yang harus dilihat dari kebersihan lingkungan dengan kesadaran dari masyarakat,” tuturnya
Untuk itu, Nella berharap, kedepan Pemkot Ternate harus mengoptimalkan kebijakannya terhadap masalah sampah dengan melihat kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Buku Deru-Deru di Kelurahan Takome yang terlihat terlalu dekat dengan kondisi pemukiman, makanya ini harus menjadi perhatian serius Pemkot Ternate, namun DPRD tetap akan mendorong secara optimal, agar kebijakan terhadap masalah sampah ini bisa berlangsung dengan baik.
