TERNATE – Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kota Ternate gandeng lima elemen. Pela ku ekonomi kreatif, pemerintah, akademisi, masyarakat dan generasi muda khususnya untuk membangun ekosistem kreatif yang produktif.
“Berdasarkan aturan organisasi sebagai pemagangan menyelenggarakan roda organisasi, kami akan berupaya memfokuskan diri pada penataan ekonomi kreatif di 17 subsektor,” kata Ketua DPC Gekrafs Kota Ternate, Zulfikri Andili, Minggu (1/6/2025)
Zulfikri mengatakan, 17 subsektor ekonomi kreatif mencakup: Aplikasi, Pengembangan Permainan, Arsitektur, Desain Interior, Desain Komunikasi Visual, Desain Produk, Fashion, Film, Animasi & Video, Fotografi, Kuliner, Musik, Penerbitan, Periklanan, Seni Pertunjukan, Seni Rupa, dan Kriya.
“Pelatihan dan akselerasi advokasi, pendampingan serta pembuatan platform digital soundkes produk lokal dengan memanfaatkan jejaring yang ada demi produk- produk lokal ini bisa dikenal lebih luas,” sambungnya menjelaskan.
Ditengah situasi dan tantangan ekonomi yang terjadi saat ini, ekonomi kreatif menjadi penggerak penting dalam perekonomian nasional dan daerah. Baik dalam kontribusinya meningkatkan pendapatan daerah dan juga membuka lapangan pekerjaan.
“Kami akan mendorong setiap anak muda untuk tidak hanya mencari kerja tetapi menciptakan karya yang berdampak. Di sektor ini kami ingin menjadikan industri kreatif hadir sebagai kunci utama,” ungkap politisi partai Gerindra itu.
Zulfikri yang Anggota komisi II bidang Perekonomian dan Keuangan DPRD Kota Ternate bilang bahwa, terlebih lagi dengan dukungan sumberdaya alam yang memadai dan ketersediaan SDM yang potensial.
“Sebagai Ketua DPC Gekrafs Kota Ternate saya mengajak seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik untuk dapat memegang amanah sebagai bentuk tanggungjawab bersama dengan semangat kolaborasi yang inovatif dan berkelanjutan,” katanya.
Zulfikri tegaskan, Gekrafs harus menjadi wadah yang produktif dan merangkul semua kreatifitas demi tetap mendorong potensi ekonomi kreatif lokal. “Kita ingin melihat Kota Ternate bukan hanya sejarahnya yang indah tetapi juga ekonomi kreatifnya yang dapat terus tumbuh,” tandasnya. (***)
