Gunung Ibu Berstatus Siaga, Warga dan Wisatawan Diminta Tidak Beraktifitas di Dalam Radius 3 Kilo Meter

Halbar512 Dilihat

HALBAR, Tbn- Aktifitas gunung api Ibu Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara kembali erupsi dengan mengeluarkan abu tebal dengan ketinggian kurang lebih 1.500 Meter di atas permukaan laut.

Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Ibu, Axl Roeroe mengatakan aktifitas gunung Ibu kembali terjadi erupsi, pada Kamis (9/5/2024) pukul 18:13 Wit dengan tinggi kolom abu teramati ± 1.500 m di atas puncak (± 2.825 m di atas permukaan laut).

“Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi ± 6 menit 51 detik, dan terdengar gemuruh lemah sampai di pos pengamatan gunung api. Sehingga saat ini Gunung Ibu berada pada Status Level III (Siaga),” katanya

Untuk itu, kata Roeroe masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung muapun wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 3 km dan perluasan sektoral berjarak 5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu. Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata).

Seluruh pihak agar menjaga kondusivitas suasana di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoax), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. “Masyarakat agar selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah,” pintanya

Dia juga meminta pemerintah Kabupaten Halmahera Barat agar senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung atau dengan Pos Pengamatan Gunung Ibu di Gam Ici untuk mendapatkan informasi langsung tentang aktivitas Gumung Ibu.

Masyarakat, instansi pemerintah, maupun instansi terkait lainnya dapat memantau perkembangan aktivitas maupun rekomendasi Gunun Ibu melalui aplikasi android Magma Indonesia, website Magma Indonesia (www.vsi.esdm.go.id atau https://magma.esdm.go.id), dan media sosial PVMBG (facebook, twitter, dan instagram). (red/rk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *