TERNATE – DPRD Kota Ternate mendorong Camat tipa pulau terluar yakni Batang Dua, Hiri, Moti (BAHIM), agar mampu berinovasi dan kreatif dalam perencanaan yang jelas dan mampu menerjemahkan RPJMD 2025 -2029 yang baru disahkan itu.
“Kami minta Camat tiga pulau terluar sering berkoordinasi dengan DPRD, karena BAHIM ini masuk dalam prioritas pemerintah kota,” kata Sekretaris Komisi I DPRD Ternate, Tasman Balak, Minggu (27/7/2025).
Ia mengatakan, karena di RPJMD semua menekan pulau terluar menjadi prioritas dan para Camat harus mampu membaca itu. Komisi I DPRD juga menyoroti anggaran yang ada di tiga pulau terluar tersebut,” tuturnya.
Tidak hanya para Camat, lanjut Tasman, OPD-OPD di lingkup Pemerintah kota Ternate harus mampu menerjemahkan RPJMD 2025-2029 yang barusan disahkan dan akan menyusul pengesahan KUA-PPAS Perubahan APBD 2025.
“Kami dorong Camat tiga pulau ter luar dan OPD-OPD yang ada di Kota Ternate mampu melaksanakan semua yang sudah disampai kan wali kota dan wakil wali kota melalui visi misi, yang dalam pidatonya akan berlari lebih kencang,” ujarnya.
Politisi partai Gerindra ini berharap tiga pulau terluar (Batang Dua, Hiri, Moti) lebih banyak berkoordinasi dengan pemerintah dan DPRD. “Sehingga kami bisa paham dengan kondisi atau prioritas yang ada, agar kami bisa dorong,” tuturnya.
Selama ini Batang Dua, Hiri dan Moti hanya sebatas menerima anggaran dari pemerintah kota atau DPRD. “Kita berharap, ada dorongan-dorongan perencanaan yang jelas, matang dan itu menjadi prioritas,” katanya.
Karena itu Camat tiga pulau terluar diminta mampu sedikit inovasi, dan sedikit ketegasan dalam kemampuan perencanaan agar bisa jauh lebih matang dan bagus. “Sehingga kita bisa melaku kan pendalaman untuk anggaran-anggaran di tiga pulau terluar lebih besar,” terangnya. (**)
