TERNATE – Partai Demokrat Maluku Utara (Malut) mulai membidik kursi DPR RI sebagai salah satu target utama dalam menghadapi Pemilu 2029. Ketua Terpilih DPD Partai Demokrat Maluku Utara, Nasri Abubakar, bertekad mengembalikan keterwakilan partainya di Senayan setelah kehilangan kursi sejak Pemilu 2014.
Nasri menegaskan target tersebut menjadi salah satu pekerjaan penting setelah dirinya memperoleh dukungan secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat Maluku Utara melalui Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) di Hotel Bella Ternate, Senin (2/11/2026).
Wakil wali kota ini menilai Partai Demokrat memiliki peluang untuk kembali merebut kepercayaan masyarakat Maluku Utara. Karena itu, Nasri ingin membangun kekuatan partai secara menyeluruh agar mampu bersaing dalam perebutan kursi legislatif pada pemilu mendatang.
Ia mengingatkan bahwa Demokrat pernah memiliki satu wakil di DPR RI dari daerah pemilihan Maluku Utara pada Pemilu 2009. Namun, sejak Pemilu 2014, partai tersebut tidak lagi mengirimkan wakilnya ke Senayan.
“Tugas utama saya adalah mengembalikan kursi DPR RI tersebut ke pangkuan Partai Demokrat. Kami sangat optimistis meraih kembali kejayaan itu,” tegas Nasri.
Selain membidik kursi DPR RI, Nasri juga menargetkan peningkatan perolehan kursi di DPRD Provinsi Maluku Utara serta DPRD kabupaten dan kota. Ia secara khusus ingin merebut kembali kursi di daerah yang belum memiliki perwakilan Partai Demokrat pada pemilu sebelumnya.
Untuk mencapai target tersebut, Nasri menempatkan penguatan struktur organisasi sebagai langkah awal. Ia ingin menggerakkan seluruh kader, mulai dari tingkat paling bawah hingga pengurus DPD, agar partai memiliki kekuatan politik yang lebih merata di setiap daerah.
“Kami mengawali langkah kepemimpinan ini dengan mengonsolidasikan seluruh struktur partai, mulai dari tingkat paling bawah hingga DPD. Konsolidasi ini sangat penting karena menentukan langkah-langkah kita dalam menghadapi Pemilu 2029 mendatang,” ujarnya.
Sebagai Ketua Hiswana Migas Maluku Utara, Nasri juga menyatakan bahwa Demokrat tidak hanya akan berfokus pada perebutan kursi legislatif. Ia membuka peluang bagi kader terbaik untuk tampil dalam kontestasi politik di tingkat eksekutif, termasuk pemilihan kepala daerah.
Meski demikian, Nasri memilih memprioritaskan pembenahan internal sebelum partai menentukan langkah dalam menghadapi agenda politik daerah.
“Kami berfokus mengonsolidasikan partai, tetapi semua peluang politik di eksekutif dan legislatif tetap terbuka luas karena setiap pasangan calon tentu membutuhkan pengusungan partai politik,” tuturnya.
Sementara itu, Musda V Partai Demokrat Maluku Utara mengusung tema “Konsolidasi Demokrat: Rapatkan Barisan, Bangun Kekuatan, Rebut Kemenangan”. Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, membuka kegiatan tersebut. Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, juga memberikan sambutan melalui tayangan video interaktif.
Herman dalam sambutannya mengingatkan kader agar menjaga persatuan dan memper kuat komunikasi organisasi. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan baru harus mampu merangkul seluruh kader dan membangun kekuatan partai hingga tingkat bawah.
Dengan target mengembalikan kursi DPR RI dan meningkatkan keterwakilan di DPRD, Demokrat Maluku Utara kini menghadapi tantangan untuk membuktikan kekuatan politiknya pada Pemilu 2029. (**)

