Pelayanan Kesehatan Pulau Terluar Belum Berjalan Optimal

Kesehatan231 Dilihat

TERNATE,Tbn- DPRD Kota Ternate lewat pansus LKPJ Wali Kota menelusuri Optimalisasi Layanan Kesehatan di tiga (3) Kecamatan didaerah Terluar, yaitu Batang Dua, Hiri dan Moti (BAHIM).

“Pelayanan kesehatan di pulau terluar belum berjalan optimal. Kekurangan tenaga medis, belum ada rumah dinas maupun rumah dinas medis tidak memiliki fasilitas yang memadai,” kata Junaidi A. Bahrudin, Rabu (23/4/2025).

Pulau Batang Dua dengan dua pulau, menurut dia, keberadaan Puskesmas baru tersedia di 1 Pulau, sementara 1 Pulau lainnya yang terdiri dari Kelurahan Tifure dan Kelurahan Pantesagu saat ini baru tersedia fasilitas layanan kesehatan berupa Pustu. Sehingga pelayanan kesehatan belum berjalan secara optimal.

Begitu pula di Puskesmas Kecamatan Moti, terdapat satu orang Dokter Gigi yang sudah lulus melalui CPNS formasi dokter di Provinsi Maluku Utara, sehingga perlu untuk disiapkan pengganti dokter gigi tersebut.

Selain itu, menurut politisi partai Demokrat itu, masih terdapat kekurangan pada ketersediaan tenaga medis berupa Tenaga Kesehatan Lingkungan.

Walikota Ternate melalui Dinas Kesehatan agar melakukan kajian guna mendorong peningkatan status Pustu di Kelurahan Tifure menjadi Puskesmas, dan perlu untuk memenuhi adanya kekurang an tenaga medis dan fasilitas medis pada 3 Puskesmas di 3 Kecamatan daerah terluar tersebut.

Hutang JKN tahun 2024 di BPJS, kata dia, total Hutang JKN pada tahun 2024 sebesar Rp 17.523. 760.800, selanjutnya telah dilaku kan pembayaran per maret 2025 sebesar Rp. 3.140. 992.400, Walikota Ternate perlu menyelesai kan sisa hutang JKN Tahun 2024 yang belum dibayar.

Belum adanya Rumah Dinas Medis di Kecamatan Pulau Moti, sehingga tenaga kesehatan yang ditugaskan di Kecamatan Moti mengalami kendala tempat tinggal, ini sudah diusulkan di tahun 2024 namun belum direalisasikan,”sambungnya.

Demikian juga dengan kecamatan Batang Dua dan Kecamatan Pulau Hiri, rumah medis di Kecamatan Batang Dua dibangun sejak tahun 2008 dan sudah tidak layak huni.

Untuk Kecamatan Pulau Hiri, kata Junaidi, rumah dinas medis tidak memiliki fasilitas yang memadai. “Perlu pembangunan rumah dinas medis di kecamatan Pulau Moti, dan rehabilitasi rumah dinas medis kecamatan Batang Dua dan Hiri,” tandasnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *