Aksi Warga Jambula Minta Pemprov Realisasikan Tuntutan

Kota Ternate449 Dilihat

TERNATE – Nelayan, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Pemuda dan Masyarakat Pesisir kelurahan Jambula meminta
ibu Gubernur Sherly Tjoanda harus dihadirkan di kelurahan Jambula, Pulau Ternate, Kota Ternate.

“Untuk dapat merealisasi tuntutan nelayan maupun masyarakat yang ada di kelurahan Jambula,” kata Gafur Kaboli atas nama nelayan dan masyarakat, saat berorasi, di lokasi perbatasan Jambula-Sasa, Senin (13/10/2025).

Nelayan Tuna ini mengatakan, masyarakat dan nelayan tetap berdiri tegak sampai mendapat respon yang baik dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara. “Kami tidak akan terima negosiasi, saran dan penda pat selain itu datang dari ibu Gubernur sendiri,” ujarnya.

Seharusnya, menurut Gafur, kita harus merasa bangga punya banyak nelayan. “Nelayan menjadi kebanggaan karena memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap pemerintah daerah maupun pemerintah pusat,” tuturnya.

Nelayan dan masyarakat akan terus melakukan aksi jika tidak kejelasan dari Pemprov Maluku Utara. “Tora ng tetap bajamur bagini sampai torang pe tuntutan dipenuhi. Kami nelayan Maluku Utara adalah sebuah kebanggaan,” jelasnya.

Nelayan, menurut Gafur, menyedia kan lapangan kerja bagi anak cucu kita kedepan. “Kitorang akan mempertahankan wilayah tangkap yang ada disana, agar tidak dicap lok oleh nelayan dari luar daerah. Ini menjadi tanggungjawab kitorang samua,” katanya lagi.

Lapangan kerja yang tersedia dan sangat baik, untuk generasi yang akan datang, lanjut Ketua Koperasi Nelayan Jambula itu, adalah Perikanan dan Kelautan. “Kitorang cari sesuap nasi, tapi punya kontribusi pada pemerintah daerah dan pemerintah pusat luar biasa,” pungkasnya. (**)

.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *