TERNATE – Jelang bulan suci Ramadhan ber munculan pedagang musiman tak bisa dihindari dan penjual buah berjualan disembarang tempat. Penjual rambutan, langsa dan salak berjualan menggunakan gerobak di pinggir jalan, posisi membelah badan jalan depan Pasar Higenis dan Pasar Buah itu.
Kendaraan roda empat maupun roda dua arah Selatan menuju Utara, berhenti dekat perempatan jalan beli buah di pinggir jalan sebelah kanan, mengganggu arus lalu lintas. Ini kewenangan Dinas Perhubungan, tapi paling tidak ada penataan dari Disperindag terhadap penjual gunakan gerobak tersebut.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate, M. Saiful Arsjad menjelaskan bahwa, memang teknis pengaturan di jalan itu menjadi tanggungjawab dan kewenangan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate.
“Tetapi kita tidak bisa saling melempar tanggungjawab. Kita juga akan berkoordinasi bagaimana mencari solusi itu agar mereka bisa ditempatkan di tempat yang baik, sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas,” ujarnya, saat ditemui, di ruang kerjanya, Senin (9/2/2026).
Mantan Kepala Bagian Humas Setda Kota Ternate ini berharap parkiran di depan Pasar Higenis di tepi jalan itu, kalau bisa jangan dua baris. “Saya himbau kalau bisa satu baris saja, karena kalau dua baris memperkecil ruang dan arus lalu lintas yang lewati area itu terganggu,” ungkapnya.
Ia menyampaikan, menghadapi bulan suci ramadhan yang Insya Allah lebih dari seminggu lagi, tentu pedagang musiman juga banyak dan tidak bisa hindari itu. “Kita butuh pengawalan yang ekstra, kita butuh pengawasan yang ekstra, kita juga tidak mau ada benturan,” katanya.
Saiful mengatakan, pihaknya akan mengatur secara baik dan santun. “Kita berupaya semaksimal mungkin sehingga pada saat pengaturan tidak ada benturan nanti,” pungkasnya. (**)
