Ibu Menyusui Gunakan Sufor, Nella: Penyebab Kanker Payudara

Kesehatan282 Dilihat

TERNATE, Tbn- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate menyikapi penyakit kanker yang mengancam manusia. Bahkan, sudah banyak perempuan di Ternate yang mengidap kanker payudara dan kanker serviks.

“Kami berharap ini menjadi pekerja an rumah (PR) karena salah satu penyebab kanker payudara ini per tama dari ibu menyusui mengguna kan susu formula (sufor),” kata Anggota DPRD Kota Ternate, Nurlae la Syarif, Minggu (20/10/2024).

Ia mengatakan, Kota Ternate sudah memiliki Perda Kesehatan Ibu Bayi dan Balita (Kibla) dimana satu poin yang diharapkan bahwa Dinas Kesehatan, Puskesmas, Puskeskel, Posyandu dan Rumah Sakit swasta maupun pemerintah dorong untuk inisiasi menyusui dini.

“Kami berharap angka ibu hamil dan melahirkan sejak usia kandung an enam bulan perlu adanya pen dampingan fasilitator yang seharus nya ada data kehamilan ibu di setiap lingkungan di 78 kelurahan itu harus punya data real ibu ibu da lam posisi tengah hamil,” ujarnya.

Nurlaela yang biasa disapa Nella menyampaikan bahwa, sewaktu di komisi 3 sudah mendorong kebijakan dari Pemkot memberikan ibu dalam kondisi hamil mereka dapat insentif hamil yang belum dilaksanakan.

“Mereka melakukan perbandingan dengan Halmahera Tengah saat kunker. Disana ibu dengan kondisi hamil mereka dapat insentif hamil untuk pemenuhan gizi janin dan calon Ibu melahirkan agar menekan angka stunting di Halteng,”ucapnya.

Setelah itu, kata Nella, pasca mela hirkan ibu dalam kondisi menyu sui sampai usia balita enam bulan di mana ASI eksklusif diberikan.”Kami berharap dengan kondisi kemam puan keuangan daerah, ibu hamil dan pasca melahirkan,” lanjut dia.

Kalau ini bisa dilakukan secara objektif dengan pro terhadap per lindungan anak dan pemberdayaan perempuan dan balita untuk masa depan generasi kita untuk menekan kan angka stunting, keamanan dan keselamatan bagi ibu hamil.

Kondisi ini, dia pikir anggarannya tidak terlalu banyak, itu upaya DPRD sudah memberikan saran pertimbangan kepada Pemkot tapi apa yang menjadi saran dan pertimbangan belum dilakukan secara maksimal oleh Pemkot.

Nella berharap ini menjadi PR karena salah satu penyebab kanker payudara ini pertama dari ibu menyusui menggunakan susu formula adanya intervensi susu formula karena dari aspek bisnis, padahal sudah menjadi syarat bahwa sebelum bayi lahir sudah ada pendampingan untuk ibu.

“Agar generasi kita ini bukan generasi sufor atau susu formula. Kita sudah berupaya sejauh ini tapi mu dah mudahan APBD 2025 bisa di implementasikan untuk perlindunga n ibu hamil bayi dan balita sebagai prioritas daerah,” harapnya. (wis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *