TERNATE – Nurlaela Syarif satu dari tiga Anggota DPRD Kota Ternate geram terhadap sikap Kadis PUPR Kota Ternate, Rus’an M. Nur. Taib, yang tidak terlihat (absen) saat paripurna penyampaian Ranwal RPJMD 2025-2029, di gedung DPRD Ternate, Senin (19/5/2025).
Hal yang sama pula dikeluhkan oleh Fuad Alhadi, Anggota DPRD Kota Ternate dari Fraksi Partai Golkar. Begitu pula kekecewaan yang disampaikan anggota DPRD Kota Ternate dari Fraksi Partai Gerindra Tasman Balak.
Nurlaela meminta Kepala Dinas PUPR Kota Ternate perlu dievaluasi. Alasan evaluasi ini dilakukan, karena berdasarkan reses yang telah dilakukan, terdapat beberapa masalah pembangunan yang harus dikoordinasikan dengan PUPR me nyangkut keluhan dari masyarakat.
Keluhan tersebut, menurutnya, terkait dengan kondisi jalan dan sejumlah infrastruktur yang harus menjadi perhatian serius. Namun komunikasi yang dibangun sangat mengecewakan.
“Ketika kita berupaya bangun komunikasi dengan Kadis PUPR Kota Ternate sangat mengecewakan. Seluruh komunikasi dari DPRD kepada Dinas terkait, tidak direspons,” ucap Nurlela disela-sela Paripurna Ranwal RPJMD.
Nurlela mengatakan, evaluasi yang dilakukan ini tidak berlandaskan pada subjektivitas, melainkan objektif demi kepentingan rakyat.
“Kami hanya ingin berbicara dengan Kepala Dinas mengenai masalah masyarakat, tetapi tidak ada respon yang diberikan,” katanya.
Srikandi Nasdem itu menambah kan, dalam forum RPJMD ini, perlu segera mengundang Kadis PUPR. Apa alasannya sampai RPJMD ini tidak hadir. “Wali Kota Ternate beserta Wakil Wali Kota dan Sekda Kota Ternate, diminta untuk segera mengevaluasi,” tandasnya. (***)
