TERNATE – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) TEMATIK Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Khairun Tahap 1 menggelar pelatihan psiko edukasi dengan tema, “Psychological First Aid (PFA)” yang dibawakan oleh Amalia S.J Kahar, S.Psi.,M.Psi., Psikolog dan Teraika Sri Sulastri, M.Psi., Psikolog selaku narasumber.
Kegiatan ini bertempat pada Sekolah Luar Biasa (SLB) Khusus Guru-guru SLB Sasa kota Ternate, Senin (28/7) yang diselenggarakan oleh Program Studi (Prodi) Psikologi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Unkhair. Kegiatan dilakukan untuk memenuhi tugas proyek pengabdian kepada masyarakat yang diberikan oleh Amalia S.J Kahar, S.Psi.,M.Psi., Psikolog selaku dosen pembimbing lapangan (DPL).
Acara dimulai pada pukul 10.00 Wit, dengan pembukaan oleh MC yang dilanjutkan dengan pemberian sambutan sekaligus membuka acara kegiatan ini secara resmi yang disampaikan oleh Gafar Nurdin S.Pd., M.Si selaku Kepala sekolah SLB Sasa.
“Beliau menyambut kami dengan sangat hangat dan antusias, beliau berharap agar kegiatan seperti ini akan terus berlanjut, dikarenakan sangat penting untuk bagaimana dapat memahami psikologi dari seorang anak atau terhadap diri sendiri”, harap Nurdin
Oleh karena itu, kata dia sangat berterima kasih kepada ibu dosen yang mempunyai kesempatan dihari ini untuk membawakan kegiatan PFA pada Sekolah Luar Biasa (SLB) yang dimana sangat membutuhkannya kegiatan seperti ini.
Nurdin juga menyampaikan bahwa sangat terbuka untuk kerja sama lebih lanjut dengan Program Studi Psikologi Universitas Khairun. Setelah sambutan sekaligus pembukaan acara secara resmi oleh kepala sekolah, kegiatan dilanjutkan dengan pengisian pre-test oleh seluruh para guru SLB Sasa untuk mengukur pengetahuan awal mereka mengenai PFA.
Sebelum masuk ke dalam sesi pemberian materi, para guru SLB diberikan ice breaking dari panitia untuk membakar semangat dan melatih fokus mereka. Pemberian materi dibagi menjadi dua sesi, dengan sesi pertama yaitu pemberian materi Pengenalan Psychological First Aid yang disampaikan oleh Amalia S.J. Kahar, S.Psi., M.Psi., Psikolog dengan bertujuan untuk menjelaskan bahwa PFA berfokus pada tiga hal penting yaitu menenangkan individu yang sedang mengalami tekanan atau krisis, membuat mereka merasa aman dan didukung, dan menghubungkan mereka dengan layanan atau bantuan lanjutan bila dibutuhkan. Dan juga memperkenalkan prinsip utama dalam PFA yaitu Look (Lihat), Listen (Dengarkan), Link (Hubungkan).
Kemudian dilanjutkan dengan, sesi kedua dilanjutkan dengan materi Praktik PFA, dibawakan oleh Ibu Teraika Sri Sulastri, M.Psi., Psikolog. Dalam sesi ini, dapat membawa pelatihan ke ranah praktik melalui simulasi kasus nyata yang sering terjadi di sekolah.
Para guru diajak untuk mempraktikkan secara langsung bagaimana memberikan PFA kepada siswa yang untuk menunjukkan perilaku menarik diri, menolak bercerita atau terlihat cemas berlebihan, dan mengalami ledakan emosi di ruang kelas. Ia juga mengajarkan teknik grounding, seperti latihan pernapasan dan mengenali lima benda di sekitar, sebagai bentuk stabilisasi emosi siswa. Selain itu, beliau menegaskan pentingnya menghindari sikap menghakimi, menasihati berlebihan, atau memaksa siswa untuk bercerita, karena hal ini dapat memperparah kondisi mereka.
Seluruh penyampaian materi ditutup dengan sesi tanya jawab yang sangat disambut antusias oleh para guru, dilanjutkan dengan post-test dan juga sesi foto bersama. (**)
