Dinas Perikanan Ternate Fokus Tiga Bidang di 2026

Kota Ternate360 Dilihat

TERNATE – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Ternate tahun 2026 konsentrasi pada tiga bidang yang dituangkan pada Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Semen tara (PPAS) APBD 2026.

Kepala Dinas Perikanan Kota Ternate, Faisal Dano Husen menga takan, fokus pada tiga bidang, yaitu bidang pengelolaan perikanan tangkap, bidang pengolahan hasil perikanan dan bidang budidaya keramba jaring apung.

“Alokasi anggaran bidang pengolahan perikanan tangkap senilai Rp. 1, 068 miliar fokus ke sarana prasarana penangkapan nelayan (armada) dan alat bantu penangkapan (rumpon),” katanya, Rabu (6/8/2025).

Faisal menyampaikan hal itu usai bersama Komisi II DPRD memba has KUA-PPAS APBD tahun 2026. Selain itu, lanjut dia, di bidang pengolahan hasil perikanan terkait dengan sarana prasarana penunjang UMKM yang bergerak di sektor kelautan dan perikanan.

“Lebih tepat pada ibu-ibu penjual ikan, ibu-ibu pengasap ikan, ibu-ibu yang membuat abon dan segala macam,” sambungnya, terus budi daya dengan sistem keramba jaring apung untuk ikan laut ditambah dengan rehab kantor di Sasa.

Kantor di Sasa itu, menurut Faisal, butuh beberapa perbaikan. “Itu memang sangat mendesak karena ketika hujan kita kesulitan, karena dia butuh perawatan bangunan kan tor seperti atap. Anggaran perbaikan sekitar Rp. 700 juta,” ujarnya.

Pengadaan armada penangkapan jenis ketingtingitu, menurut Faisal, berukuran 2 sampai 3 GT. “Kita juga terbantu dengan pokir DPRD yang fokus ke armada penangkapan. Pagu yang ada ini kurang lebih 10 unit, tahun lalu 25 unit.

Armada penangkap jenis ketinting tersebut mengalami pengurangan karena kondisi keuangan daerah. “Jadi kita harus memahami terkait dengan kondisi yang terjadi,” ungkapnya.

Ketinting itu, menurut Faisal, terse bar di semua kecamatan. “Data masuk baru kemudian teman- teman teknis melakukan verifikasi dilapangan, layak atau tidak bantuan tersebut,” jelas Faisal. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *