Dinkes Anggarkan Bayar Hutang UHC, Fathiyah: Ambulance Laut Beroperasi di BAHIM

Kota Ternate347 Dilihat

TERNATE – Pemerintah kota (Pemkot) mengalokasikan anggaran untuk membayar hutang dan iuran bulanan UCH sebesar Rp.14 miliar, dan ambulance laut yang akan beroperasi untuk melayani pasien di tiga kecamatan BAHIM (Batang Dua, Hiri dan Moti), yang tertuang dalam KUA PPAS APBD tahun 2026.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, Fathiyah Suma menjelaskan, untuk tahun 2026 program inovasi Dinas Kesehatan (Dinkes) tetap jalan, salah satunya program kesehatan ibu dan anak yang disebut Ojek Makanan Mama (Omama).

“Tahun 2025 ini alokasi anggaran nya Rp 400 juta lebih. Tahun depan juga dialokasikan yang sama, dengan jumlah sasaran wilayah kerja,” ucapnya, Selasa (5/8/2025) usai rapat pembahasan KUA PPAS APBD tahun 2026.

Selain itu, Fathiyah bilang, untuk menjaga keberlangsungan Univer sal Health Coverage (UHC) Kota Ternate melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau BPJS Kesehatan, dialokasikan ang garan membayar hutang UHC dan alokasi pembayaran iuran bulanan.

“Kita berupaya di APBD-Perubahan 2025 untuk membeck-up di 2026 dalam menyelesaikan hutang yang ada,” tambahnya.

Dikatakannya, dalam KUA PPAS APBD-Perubahan 2025 telah dialokasikan Rp.6 miliar, sementara di KUA PPAS APBD 2026 dialokasikan sebesar Rp 14 miliar buat bayar hutang UHC dan iuran bulanan,

Selain itu, lanjutnya, di tahun depan juga, Dinas Kesehatan juga meng alokasikan anggaran untuk rujukan pasien keluar daerah, yang selama ini tidak dianggarkan dimana alokasi tahun depan dalam KUA PPAS saat ini sebesar Rp300 juta.

“Kalau total hutang UHC sampai per Agustus jumlah sebesar Rp17 miliar,” sebutnya.

Menurutnya, tahun ini Pemkot Ternate melalui Dinas Kesehatan juga mengalokasikan 1 unit ambulance laut yang diperuntukan bagi tiga kecamatan di luar Ternate yakni Moti, Hiri dan Batang Dua, yang dijadwalkan tibanya pada akhir tahun 2025. Sehingga di tahun depan juga telah alokasi anggaran juga diperuntukan bagi operasional dan perawatan ambulance laut itu.

“Jadi nanti ada 1 unit ambulance laut yang di operasikan pada tiga kecamatan, dengan sistem mobile. Dimana kecepatannya ke Batang Dua itu hanya 3 jam, dengan kapasitas 12 meter menggunakan 3 mesin 200 PK,” ucapnya.

Fathiyah mengatakan, karena ambu lance laut tersebut rencana nya tiba di Kota Ternate pada bulan Oktober tahun ini, maka di tahun 2026 sudah harus disiapkan anggaran operasional dari speed boat untuk ambulance laut berupa BBM, insentif motoris dan tim layanan kesehatan (yankes) yang bekerja, sudah dialokasikan di KUA PPAS 2026.

Ketika ambulance itu tiba dan beroperasi maka itu menjadi tanggungan penyedia, sementara pemeliharaannya, dari Dinas Kesehatan mengalokasikan di tahun 2026. “Dimana per tahun alokasi nya Rp 300 juta,” jelasnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *