TERNATE – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate mela lui Komisi III bersama Dinas PUPR Kota Ternate bicarakan Aspirasi masyarakat Ternate soal kondisi jalan raya yang rusak di sejumlah ruas jalan di Kota Ternate.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Ternate, Najib H. Talib, meminta Pemerintah kota (Pemkot) Ternate untuk segera memperbaiki pekerjaan infrastruktur jalan yang rusak, dimana saat ini masih dalam proses tender.
“Perbaikan empat ruas jalan yang menjadi kewenangan Dinas PUPR harus diselesaikan tepat waktu demi kepentingan masyarakat,” kata Najib usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Kantor DPRD Ternate, kemarin (9/9/2025).
Dari laporan Dinas PUPR saat RDP kemarin, menurutnya, keempat ruas jalan itu masih dalam proses tender. Pekerjaan fisiknya dijadwalkan berlangsung selama 60 hari, mulai Oktober hingga Desember
Dalam rapat yang membahas keluhan warga terkait kondisi jalan rusak di sejumlah wilayah ini, Najib yang juga politisi PKB itu menekankan pentingnya pengawasan dan ketepatan waktu pelaksanaan proyek.
“Tahun 2025, Dinas PUPR telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp. 1 miliar untuk empat ruas jalan daerah. Selain itu, ada juga tambahan anggaran dari pusat sebesar Rp. 30 miliar, yang sangat membantu percepatan pembangunan,” tambahnya.
Ia menjelaskan bahwa proses tender dan administrasi untuk proyek yang didanai pemerintah pusat kini sedang berlangsung sepanjang bulan September. Adapun pelaksanaan fisik ditargetkan selesai dalam dua bulan, yakni Oktober hingga November 2025.
“Kami mendorong agar semua pekerjaan bisa selesai sesuai jadwal, supaya manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” tegas Najib.
Terpisah, Sekretaris Dinas PUPR Kota Ternate, Muslim Mohamad, dalam rapat yang sama, mengungkapkan bahwa Pemkot Ternate juga tengah mempersiapkan pekerjaan 27 ruas jalan yang dibiayai melalui dana reward sebesar Rp. 30 miliar dari Kementerian PUPR.
“Reward ini adalah bentuk apresiasi atas kinerja pengelolaan fiskal daerah. Pekerjaan teknis akan dilakukan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), dan nantinya hasil pekerjaan akan diserahkan ke pemerintah kota sebagai aset,” terang Muslim.
Selain 27 ruas tersebut, lanjutnya, ada pula empat ruas jalan lain yang menjadi tanggung jawab langsung Dinas PUPR Kota Ternate, yakni:
Ruas Tabona–Buku Sandar, Ruas Kalumata–Gambesi, Ruas Tubo atau Bukit Bintang serta Ruas Lapangan Tembak Takome.
Keempat proyek tersebut merupakan hasil aspirasi masyarakat yang masuk melalui berbagai saluran, termasuk media massa dan forum-forum warga.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan pusat, diharapkan permasalahan jalan rusak yang selama ini dikeluhkan masyarakat bisa segera teratasi secara menyeluruh. (**)
