TERNATE – Anggota DPRD Kota Ternate dapil Ternate Selatan-Moti, Ridwan AR melakukan interupsi Pasar Syariah di kelurahan Sasa, kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate saat berlangsung Rapat Paripurna penutupan masa sidang III dan pembukaan masa sidang I tahun 2025-2026.
Ridwan yang biasa disapa Bang Ridho menyampaikan Pasar Syari ah di rapat paripurna tadi karena ini terkait dengan kepentingan masya rakat Sasa, dimana pasar yang dibangun oleh pemerintah dengan bisa menarik PAD dari sana.
“Saya menyampaikan hal ini karena pak Wakil Wali Kota sebagai koordinator PAD di OPD pengelola pendapatan, saya wajib sampai hal ini,” kata politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Ternate, Rabu (17/9/2025).
Kondisi pasar Sasa itu, menurut Bang Ridho, tidak memungkinkan sementara pasar tersebut punya potensi PAD. Karena pasar Syariah Sasa tersebut diapit oleh tiga perguruan tinggi (kampus).
“Kalau dilihat dari sisi Ekonomi sangat berpotensi dalam rangka menunjang PAD. Tentu pemerintah harus melihat, memaksakan penjual (masyarakat) masuk ke dalam pasar, pemerintah harus melihat fasilitas yang ada. Apakah layak atau tidak,” katanya.
Kondisi pasar Sasa, Ridho memberi kan masukan kepada Pemerintah Kota, agar pasar ini segera ditata ulang agar lebih bagus lagi. Penataan pasar tersebut agar masyarakat yang jualan di pinggir jalan bisa diarahkan masuk ke pasar tersebut.
“Bila pasar ini sudah ditata dengan baik, penjual diarahkan masuk ke dalam.Pasar Sasa sudah berfungsi, sehingga masyarakat melakukan proses transaksi jual beli tidak hanya terpusat di suatu tempat atau kawasan,” tandasnya. (**)
