Pelayanan Publik Belum Maksimal, Jamian: Kontraktor Mengeluh

Kota Ternate507 Dilihat

TERNATE – Badan jalan jadi tempat parkiran kendaraan seperti yang terlihat di depan Pasar Higenis Ternate, untuk kesekian kalinya mendapat tanggapan miring dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate.

Wakil ketua DPRD Kota Ternate, Jamian Kolengsusu menyampaikan bahwa, ini juga menjadi standar dalam menentukan pelayanan publik dari pemerintah. “Saya akui pelayanan publik di periode ini saya yakin belum maksimal,” katanya, di ruang kerjanya, Senin (29/9/2025).

Pertama, lanjut Jamian, parkir di badan jalan, berjualan di badan jalan. “Ini bagian dari ketidakketegasan pemerintah dalam pelayanan publik. Hal ini juga butuh kesadaran masyarakat yang diikuti edukasi, contoh, panutan yang dilaksanakan pejabat,” ujarnya.

Jamian mengakui, kalau pelayanan publik dianggap belum maksimal, termasuk penanganan sampai di lingkungan kelurahan butuh peninjauan kembali. “Sampah kalau tidak di gerakan oleh kita sampah ini tidak sampai ke tempat pembuangan,” ucapnya.

Begitu pula, Jamian bilang, ada hal-hal kecil saja yang berkaitan dengan administrasi di pemerintah sampai saat ini masyarakat masih banyak mengeluh di bidang administrasi, apalagi yang berkaitan dengan kegiatan di semua lini, termasuk kontraktor.

“Rekanan mengeluh ke kami pada saat turut reses.Keluhan kontraktor, karena ada pekerjaan yang bisa diselesaikan dua tiga jam saja malah justru sampai berminggu-minggu. Ini perlu saya sampaikan, penting sekali untuk menjadi perhatian,” sambungnya.

Kalau hal-hal yang kecil mereka biarkan sangat mengganggu kinerja yang lebih besar.”Ada kegiatan yang bisa diselesaikan satu jam, tanda tangan saja sampai minggu-minggu. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah,” tandasnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *