Dua Pejabat Pemkot Ternate Undur Diri, Pindah Tugas dan Lanjut S3

Kota Ternate493 Dilihat

TERNATE – Dua pejabat Pemerintah kota (Pemkot) Ternate mengundur kan diri dari jabatannya jelang pelantikan pejabat baru. Dua pejabat itu adalah Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Jusuf Sunya, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Muhammad Syafei.

“Surat permohonan pengunduran diri sudah disampaikan dan diterima Wali Kota. Saat ini tinggal ditindaklanjuti melalui surat pemberhentian dan pengisian jabatan yang kosong,” kata Kepala BKPSDM Kota Ternate, Samin Marsaoly, pada wartawan, Rabu (1/10/2025).

Surat pengunduran diri Syafie ke Wali Kota Ternate tertanggal 29 September, dan terhitung 1 Oktober jabatan Kepala DLH kosong, dan akan diisi Plt. Wali kota Ternate 30 September sudah setujui pengunduran diri dengan pertimbangan melanjutkan pendidikan S3 di Australia.

“Surat pengunduran diri sudah kami proses kemarin, pemberhentian dalam jabatan sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, dengan segala ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian selama menjadi Kadis Perkim, Plt. Dirut Perumda Ake Gaale dan Kepala DLH,”ujarnya.

Samin mengatakan, pihaknya mulai tadi juga pihaknya sudah menyiap kan surat pelaksana tugas (Plt), untuk mengisi kekosongan Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Nama Plt sudah disetujui pak Wali Kota, pihaknya masih mempersiapkan.

Beredar kabar bahwa, jabatan yang ditinggalkan oleh Syafie akan diisi oleh Sekretaris Dinas PUPR Kota Ternate, Musli Muhammad, sebagai Pelaksana Tugas (Plt).

Sedangkan untuk Jusuf Sunya mantan Sekretaris Daerah Kota Ternate yang kini menjabat Staf Ahli, mengundurkan diri karena akan berpindah tugas ke Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Posisi staf ahli akan segera disiapkan Surat Keputusan (SK) penggantiannya. “Kalau staf ahli tidak terlalu berdampak, jadi kami sedang menyiapkan SK-nya dan akan segera ditindaklanjuti,” ungkap Samin.

Kedua pejabat tersebut termasuk dalam 13 pejabat yang dievaluasi dengan masa kerja 1,6 tahun. Sementara untuk sisa evaluasi 11 pejabat tersebut yang sedang ditunggu-tunggu. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *