Warga Jambula Gelar Aksi Desak Pemprov Malut segera Perbaiki Talud Rusak Parah Akibat Gelombang Tinggi

Kota Ternate413 Dilihat

TERNATE – Masyarakat Kelurahan Jambula menggelar aksi unjuk rasa, mendesak pemerintah daerah dan pusat untuk segera turun tangan mengatasi dampak bencana angin kencang dan gelombang tinggi yang telah merusak talud (dinding penahan tanah) di pesisir pantai Jambula.

Kerusakan talud ini merusak sejumlah Body Perahu Nelayan mengancam permukiman warga dan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir di Kelurahan Jambula, kecamatan Ternate Pulau, Kota Ternate, Senin (13/10/2025).

Aksi yang diikuti oleh warga kelurahan jambula,termasuk nelayan dimulai sejak pagi hari. Mereka berkumpul di lokasi depan jalan tugu jambula sambil membawa spanduk dan poster yang berisi tuntutan agar pemerintah segera mengambil tindakan nyata.

“Kami Meminta kepada Pemerintah Provinsi dalam hal ini Gubenur Maluku Utara agar turun langsung kelokasi melihat kondisi kami para nelayan dan jembatan yang ada di kelurahan Jambula. Talud ini adalah pelindung kami dari terjangan ombak. Jika talud ini terus dibiarkan rusak, rumah-rumah kami bisa terancam ambruk,”

Selain mengancam permukiman, kerusakan talud ini juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat Jambula yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan.

“Kami berharap pemerintah segera membangun kembali talud yang rusak ini. Jika tidak, kami khawatir mata pencaharian kami akan hilang, kata salah satu warna di tengah” aksi Boikot jalan.

Akibat dari aksi boikot jalan pantauan kami banyak aktifitas Masyarakat yang tertunda, masyarakat mengharapkan agar masalah ini segera di selesaikan sehingga akses jalan bisa di buka kembali dan kami dapa melakukan aktifitas kami kembali, keluh salah satu masyarakat penguna jalan.

Masyarakat Jambula berharap agar masalah ini cepat di tangani pemerintah bila tidak maka mereka tetap akan melakukan aksi boikot jalan. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *