TERNATE – Ribuan Pegawai Pemerin tah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemerin tah Kota Ternate memadati halama n Kantor Wali Kota untuk meraya kan pengangkatan mereka setelah menerima Surat Keputusan (SK), Senin, (1/12/ 2025).
Momen bahagia ini bertepatan dengan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korpri ke-53, yang digelar meski diguyur hujan. Banyak PPPK yang basah kuyup, namun semangat mereka tetap tinggi untuk menyaksikan penyerahan SK.
Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, didampingi Wakil Wali Kota, Nasri Abubakar, dan Sekda Rizal Marsaoly hadir langsung dalam perayaan tersebut. Ketiga nya ikut merasakan euforia bersama ribuan PPPK dan ASN Kota Ternate. Turut hadir Ketua TP-PKK Kota Ternate, Ny. Hj. Marliza M. Tauhid.
Suasana makin meriah ketika para pimpinan ini turun ke halaman bersama PPPK, memberikan ucapan selamat, dan membagikan salam hangat kepada seluruh peserta. Ribuan pegawai tampak bersorak, menyampaikan rasa syukur atas pengangkatan mereka.
Meskipun hujan deras terus mengguyur, 3.584 PPPK tetap bertahan hingga prosesi selesai. Banyak yang mengabadikan momen bersejarah ini dengan ponsel masing-masing, sementara sebagian lainnya tampak berpelukan dan saling mengucapkan selamat.
Sebelum penyerahan SK, ribuan ASN Kota Ternate mengikuti upacara HUT Korpri yang dirangkai dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) dan peluncuran Hari Jadi Ternate (HAJAT) ke-775 tahun 2025.
Upacara yang dipimpin Wali Kota berlangsung khidmat meski basah oleh hujan. Para pejabat eselon II, yang dipimpin Sekda Kota Ternate, Rizal Marsaoly, juga ikut berdiri dan “mandi hujan” bersama para ASN, menambah semarak suasana.
Rangkaian kegiatan ini menjadi bukti soliditas Pemkot Ternate dan semangat tinggi para PPPK dalam menjalankan tugas mereka, sekaligus menjadi momen bersejarah bagi ribuan pegawai yang baru saja diangkat.
Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, menyampaikan selamat kepada 3.584 PPPK Paruh Waktu yang telah menerima SK.”Penantian puluhan tahun akhirnya diijabah oleh Allah Yang Maha Esa, dengan keputusan pemerintahan saat ini untuk memberikan kepastian terkait status saudara selama ini yang hanya honorer di lingkup Pemkot Ternate,” katanya.
Wali Kota sudah menegaskan, untuk APBD tahun 2026 kita tetap memberikan TTP pada ASN yang ada. Menurut Tauhid, kebijakan ini memang menjadi pilihan sulit bagi Pemkot Ternate, apakah mengurangi atau meniadakan TTP.
“Di beberapa daerah hal itu dilaku kan, tetapi saya sudah menegas kan, untuk tahun 2026 saya tidak akan mengambil keputusan atau kebijakan tersebut. Saya memahami bahwa perputaran ekonomi di daerah juga dipengaruhi oleh pengeluaran pegawai. Sehingga mau tidak mau, prinsip birokrasi harus berjalan, karena mereka memproduksi pelayanan bagi masyarakat,” pungkasnya. (**)
