Irawati Serap Aspirasi Warga Jati Perumnas Ternate 

Kota Ternate282 Dilihat

TERNATE – Reses masa persidangan I tahun 2025-2026, Hj. Irawati Nurman, Anggota DPRD Kota Ternate dapil II- kecamatan Ternate Selatan dan Moti, di TPQ Al Amin RT 09 RW 05 kelurahan Jati Perumnas, Ternate Selatan, Kota Ternate.

Reses tersebut dalam rangka penyerapan aspirasi masyarakat. Reses ini dihadiri Lurah Jati-Perumnas, Said Fatcepon, Babinsa, Ketua RT/RW, ibu-ibu pengajian, Kader Posyandu, maupun warga lainnya, pada Djumat sore (16/1/2026).

Setelah pengantar, Irawati menyerap aspirasi masyarakat yang menjadi kebutuhan urgen. Kader posyandu minta seragam dan pengadaan laptop dalam memberikan pelayanan pada bayi dan anak saat di posyandu.

Warga meminta ibu dewan dapat memperjuangkan ke pemerintah agar distribusi air Perumda Ake Gaale tidak sampai tengah malam. Begitu pula penanganan sampah. Data ganda dan nama penerima bantuan harus divalidasi.

Irawati Nurman menyampaikan bahwa, reses anggota DPRD kali ini diharapkan kunjungan ke kelurahan -kelurahan, wakil rakyat diminta untuk kasih (berikan) perhatian terhadap validasi data penerima bantuan sosial dari pemerintah.

Memang permasalahan hampir sama tiap kelurahan. Keluhan dari pihak kelurahan pun sama. “Mereka sudah upayakan naik data nama yang berhak menerima bantuan, tapi yang menerima selalu orang- orang seperti itu saja,” ujarnya.

Ia mengatakan, masyarakat yang berhak menerima bantuan tersebut tidak dapat. Dalam hal ini sebagai anggota dewan, Irawati berpikir, ada kebijakan- kebijakan yang memang mungkin ada yang menerima bantuan tersebut.

Tapi ia mohon lebih diperhatikan yang wajib menerima bantuan harus lebih banyak daripada kebijakan. Karena tujuan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah sangat baik ingin meringan kan sedikit beban dari rakyat.

“Kalau seragam kader posyandu itu disampaikan lewat pokir agak lucu mungkin, nanti kebijakan kami pribadi saja pengadaan seragam kader posyandu. Sedangkan untuk laptop mungkin bisa kami sampai kan di pokir,” lanjutnya.

Kalau memang mereka membutuh kan dan mendesak, sementara belum diakomodir terlalu lama. “Untuk menunjang posyandu, kegiatan kemasyarakatan, Insya Allah, kami bisa berupaya dengan cara yang lain,” ungkap Irawati.

Foto: Ibu-ibu pengajian kelurahan Jati Perumnas yang ikut reses tersebut.

Soal sampah dan air bersih, menurutnya pemerintah kota terus berupaya melakukan penanganan sampah dan pelayan air bersih. “Ini masalah nasional dan dari mana- mana saja. Sehingga terus diupaya kan perlahan-lahan,” tuturnya.

Wakil ketua komisi II DPRD ini akui, masyarakat Perumnas kalau masa lah air sudah terbiasa. Dari masih gadis tahun 1993 sampai sudah jadi anggota dewan, kadang tidak bisa mandi. “Saya lari mandi di Sabia karena air disini (Perumnas) tidak mengalir,” katanya lagi.

Irawati sudah berupaya dan menyampaikan ke Perumda Ake Gaale dalam berbagai kesempatan. “RDP beberapa kali hingga pembahasan RPJMD saya pernah menyinggung pelayanan air bersih dan jadwal distribusi air,” paparnya.

Politisi PBB ini mengatakan, pihaknya tidak bisa memaksa kalau pemerintah merasa mereka punya keterbatasan juga. “Saya pernah menyampaikan kalau memang PDAM turun ke lapangan kami bisa dampingi,” sambungnya.

Mungkin bisa diberitahu kerusakan- kerusakan saluran sebelah mana biar masyarakat tahu. Tapi cerita masyarakat Perumnas ini sudah ter biasa. “Masa saya dari tahun 1993 masih gadis sampai jadi anggota DPRD masih begini terus,” katanya.

Irawati berharap, dengan Dirut Perumda yang baru nanti perhatian lebih. “Kalau saya optimis, mudah- mudahan pemerintahan pak Tauhid dan pak Nasri, DPRD bisa berkaleborasi, RT, RW, kelurahan hingga OPD-OPD dapat membantu pak Tauhid dan pak Nasri bisa wujud kan Ternate yang mandiri dan berkeadilan,” tandasnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *