TIDORE – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tidore Kepulauan untuk sementara waktu belum dapat melaksanakan pelatihan maupun pembinaan bagi wirausaha muda pemula. Kebijakan efisiensi anggaran menjadi alasan utama tertundanya sejumlah program kepemudaan.
Kepala Bidang Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tidore Kepulauan, Stella N. Mamole, mengatakan keterbatasan anggaran membuat pihaknya belum bisa menjalankan kegiatan kewirausahaan sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.
“Untuk sementara belum ada pelatihan dan kegiatan karena anggaran di Dispora sangat terbatas. Kondisi ini memang harus kami akui,” ujar Stella saat ditemui diruang kerjanya, Selasa(10/2/2026)
Meski demikian, ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk kembali menghidupkan program pembinaan wirausaha muda pada tahun-tahun mendatang. Wirausaha muda pemula di Kota Tidore Kepulauan, kata dia, tetap menjadi perhatian.
“Insya Allah di tahun-tahun berikut, khususnya 2027, wirausaha muda pemula akan kembali kami akomodir,” jelasnya.
Stella juga memastikan bahwa sejumlah program kewirausahaan yang sempat berjalan sebelumnya untuk sementara tidak dilanjutkan, menyesuaikan dengan kebijakan efisiensi. Namun, peluang kembali terbuka jika terdapat perubahan anggaran.
Terkait bantuan kewirausahaan, Stella mengungkapkan masih terdapat sekitar empat wirausaha di Kota Tidore Kepulauan yang belum terakomodir bantuan dari Provinsi Maluku Utara pada 2025. Meski begitu, Dispora tetap siap memfasilitasi apabila program provinsi kembali dibuka pada 2027.
“Untuk program tingkat kota, jumlah penerima belum bisa dipastikan karena akan melalui pendaftaran. Kami akan membuka link dan berupaya semaksimal mungkin agar bisa mengakomodir,” terangnya
Ia berharap ke depan adanya penambahan anggaran, baik dari pemerintah daerah maupun pusat, sehingga pembinaan wirausaha muda pemula dapat kembali berjalan dan mendorong pertumbuhan ekonomi pemuda di Kota Tidore Kepulauan. (**)
