Wacana Pengalihan Puskesmas Kalumpang, Kota Ternate Bakal Memiliki RSU

Kota Ternate90 Dilihat

TERNATE– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate memanggil instansi teknis untuk memastikan wacana pengalih an Puskesmas Kalumpang ke Balai Pertanian Ngidi, kelurahan Kampung Makassar Barat, kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate.

“DPRD panggil rapat dengan Komisi III bersa ma Dinas Kesehatan, Kepala Bappelitbang da, Puskesmas Kalumpang dan Direktur Rumah Sakit Kota Ternate, untuk pastikan pengalihan wacana Puskesmas Kalumpang tersebut,” kata wakil ketua komisi III DPRD Ternate, Najib H. Talib, Senin (6/4/2026).

Najib mengatakan, banyak pendapat dan masukan dari Kepala Bappelitbangda seba gai perencana, Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Daerah Kota Ternate, Puskesmas Kalumpang dan Dinas Kesehatan sebagai lembaga teknis.

“Wacana yang kemudian muncul akhirnya menjadi harapan kami di komisi III memang gil instansi teknis tersebut untuk meminta kejelasan terkait dengan isu yang beredar terkait pengalihan Puskesmas Kalumpang ke Balai Pertanian Ngidi,” ujarnya.

Politisi PKB ini menyebutkan bahwa, fasilitas akan disiapkan di Ngidi, sementara Puskesmas Kalumpang bakal ditempati Rumah Sakit Umum Kota Ternate. Saat ini Puskesmas Kalumpang dan RSU Kota Ternate berada dalam satu atap.

“Saat ini dalam satu gedung ada dua aktivitas kesehatan yang dilaksanakan. Yang pertama, Puskesmas Kalumpang dan yang kedua, Rumah Sakit Umum Kota Ternate. Oleh karena itu, untuk menjadi kelayakan sebuah Rumah Sakit tentunya akan dialihkan Puskesmas,” tuturnya.

Najib bilang, karena ada anggaran sarana prasarana (Sapras) kesehatan sebesar Rp 26 miliar. Anggaran tersebut disiapkan Kementerian Kesehatan, untuk dialokasikan pembangunan fisik dan pengadaan alat kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah.

“Oleh karenanya ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah kota Ternate mengambil peluang dan kesempatan ini dalam rangka penyediaan fasilitas kesehatan,” cetusnya.

Dari sekitar Rp 26 miliar itu, menurut Najib, kurang lebih Rp 7 miliar untuk pembangunan fisik dan lain-lain serta Rp 19 miliar untuk fasilitas kesehatan (faskes) atau alat kesehatan sebagai penunjang atau prasarat daripada suatu rumah sakit.

“Kami komisi III DPRD mendukung RSU Kota Ternate, karena selama ini dari wacana ke wacana, dari tahun ke tahun dan dari periode ke periode selalu ada wacana, yang dari reklamasi pantai Kalumata tidak jadi kemudian wacana plaza Gamalama modern pun tidak jadi,” ungkapnya.

Najib tegaskan bahwa, harapan Komisi III DPRD bahwa, RSUD Kota Ternate yang bakal menempati lokasi Puskesmas Kalumpang yang akan dialihkan ke Balai Pertanian Ngidi, menjadi kenyataan sehingga Kota Ternate pada saatnya nanti memiliki Rumah Sakit Umum Daerah. (wis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *