Pertamina Patra Niaga Dorong Pendidikan Berbasis Lingkungan Ajak PAUD Sadar Lingkungan Sejak Dini

Ekonomi7 Dilihat

AMBON – Pertamina Patra Niaga melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Pattimura terus menunjukkan komitmen dalam mendukung pendidikan berbasis lingkungan melalui program CSR PAUD dan Daycare Sadar Lingkungan.

Dukungan kali ini diwujudkan melalui kegiatan sharing session pada Program Bincang Asik (BIAS) yang mengangkat tema Mendidik Generasi Cinta Lingkungan, membahas pentingnya menanamkan kesadaran lingkungan sejak usia dini melalui metode pembelajaran yang kreatif dan inklusif.

Community Development Officer Pertamina Patra Niaga AFT Pattimura, Mirtha Aulia mengatakan bahwa program PAUD dan Daycare Sadar Lingkungan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas hidup dan kesadaran atas lingkungan bagi masyarakat di wilayah Ring 1 operasional perusahaan.

“Melalui program CSR PAUD dan Daycare Sadar Lingkungan ini, Pertamina AFT Pattimura berupaya mewujudkan peningkatan kualitas hidup melalui akses pendidikan yang lebih inklusif bagi masyarakat di wilayah Ring 1 operasional. Kami berharap program ini mampu menjadi program yang berkelanjutan dan memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Mirtha.

Dalam kegiatan tersebut, dibagikan juga kepada anak-anak berbagai inovasi pembelajaran lingkungan mulai dari kegiatan ecobricking, pemilahan sampah, menanam tanaman, hingga pembiasaan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Guru PAUD dan Daycare Sadar Lingkungan, Santi Sainyakit menjelaskan bahwa keterlibatan orang tua menjadi salah satu aspek penting dalam keberhasilan pendidikan lingkungan di sekolah tersebut.

“Di sekolah kami, orang tua juga dilibatkan dalam proses pembelajaran melalui berbagai kegiatan daur ulang sampah yang melibatkan guru, orang tua dan anak. Salah satunya melalui pembelajaran mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. Harapannya, kesadaran lingkungan tidak hanya tumbuh pada anak-anak tetapi juga pada para orang tua,” ungkap Santi.

Salah satu hal langkah nyata dari PAUD dan Daycare Sadar Lingkungan adalah terkait mekanisme SPP Berbayar Sampah. SPP Berbayar Sampah yang menjadi solusi atas keterbatasan ekonomi para orang tua murid.

“Orang tua yang menyekolahkan anaknya di sekolah kami tidak perlu membayar biaya SPP, hanya perlu menyetorkan sebanyak 10 kg sampah plastik atau 20 kg sampah kertas. Hal ini kami lakukan agar tidak membebani orangtua secara ekonomi,” kali ini jelas Nilci Sainyakit.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Ispiani Abbas mengatakan bahwa program pendidikan berbasis lingkungan ini menjadi bentuk nyata kehadiran dan peran perusahaan bagi masyarakat disekitar wilayah operasinya.

“Pertamina Patra Niaga terus berupaya menghadirkan program-program pemberdayaan masyarakat yang berdampak langsung dan berkelanjutan. Kami ingin mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini. Kami berharap program ini dapat menjadi inspirasi bagi komunitas dan lembaga pendidikan lainnya,” tutup Ispiani.

Melalui kolaborasi bersama PAUD dan Daycare Sadar Lingkungan, Pertamina Patra Niaga berharap dapat terus menghadirkan dampak positif bagi masyarakat serta mendukung terciptanya generasi penerus bangsa yang lebih peduli terhadap lingkungan dan keberlanjutan. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *