Momentum Ramadan, Klakson Malut Bakal Gelar Aksi Berbagi Takjil di Ternate

Kota Ternate141 Dilihat

TERNATE – Momentum Ramadan dimanfaatkan Komunitas Lintas Online (Klakson) Maluku Utara untuk menggelar aksi berbagi takjil di sejumlah titik di Kota Ternate, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan ini menjadi agenda perdana komunitas sejak resmi terbentuk.

Ketua Klakson Maluku Utara, Mahmud Madilis, mengatakan aksi sosial tersebut merupakan langkah awal memperkenalkan komunitas kepada publik sekaligus mempererat solidaritas antar-pengemudi transportasi berbasis aplikasi.

“Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk berbagi. Kami ingin hadir tidak hanya sebagai penyedia layanan transportasi, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli,” kata Mahmud, Jumat (27/2/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan itu melibatkan pengemudi dari sejumlah platform, di antaranya Grab, inDrive, dan Maxim. Pembagian takjil dilakukan menjelang waktu berbuka puasa di beberapa titik strategis dalam kota.

Menurut Mahmud, pembentukan Klakson dilatarbelakangi kebutuhan akan wadah komunikasi dan koordinasi lintas aplikasi di Maluku Utara. Selama ini, para pengemudi dinilai lebih banyak berinteraksi dalam lingkup masing-masing platform.

“Kami ingin membangun ruang silaturahmi dan konsolidasi agar solidaritas antar-driver semakin kuat dan terarah,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Mudeks itu menegaskan, aksi berbagi takjil bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bagian dari komitmen sosial komunitas. Ia berharap, kehadiran Klakson dapat memberi kontribusi positif bagi masyarakat sekaligus membangun citra transportasi online yang lebih baik di daerah.

Mahmud menambahkan, ke depan Klakson Maluku Utara berencana memperluas jaringan ke kabupaten/kota lain seiring berkembangnya layanan transportasi berbasis aplikasi di wilayah tersebut. Langkah itu dinilai penting untuk memperkuat solidaritas driver secara lebih luas dan terorganisasi.

“Kami berharap komunitas ini dapat tumbuh bersama perkembangan ekonomi digital di daerah, dengan tetap mengedepankan etika dan tanggung jawab sosial,” kata Mudeks. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *