Rencana Pengadaan PJU 2026, Amir: Lampu Sangat Irit

Kota Ternate438 Dilihat

TERNATE – Pemerintah melalui Dinas Perhubungan Kota Ternate bekerja sama dengan pihak ketiga, pengadaan lampu penerangan jalan umum (PJU), menargetkan lima tahun kedepan bisa terealisasi 3.800 titik PJU di wilayah Kota Ternate.

Satu yang pasti Dishub Kota Ternate mampu untuk lampu PJU yang tahun 2025 ada 251 titik, tahun depan (2026) bisa mengalami pening katan menjadi 300 titik sampai 500 titik. Terus sampai lima tahun kede pan bisa terealisasi 3.800 titik.

Wakil ketua I DPRD Kota Ternate, Amin Subuh mengaku, ia menghadir sosialisasi rencana pengadaan lampu PJU tahun 2026 yang disampaikan oleh pihak ketiga (investor) pengadaan lampu penerangan jalan umum tersebut.

“Kita diundang mendengar bagai mana mekanisme dorang (investor) pengadaan lampu PJU seperti apa dorang lakukan. Mereka juga akan kerja sama dengan PLN terkait tia ng listrik dan konek jaringan PLN,” ujarnya, Rabu (15/10/2025).

Lampu PJU pada siang hari mati total, lampu tersebut mulai hidup pada jam 06.00 WIT (sore). Itu juga ada klasifikasi, tahapan watt yang digunakan. Dari jam 06.00 sore sampai jam 11.00 malam menyala full 100 watt. Nanti dia terjadi pengurangan pada larut malam hingga terakhir sampai jam 06.00 pagi.

Lampu PJU yang akan diterapkan pada tahun 2026, menurut Amin, lampu itu sangat irit sekali jika dibanding PJU yang sudah ada. “Kalau tidak irit tidak mungkin pemerintah mau kerja sama dengan pihak ketiga (investor) tersebut,” tuturnya.

Estimasi anggaran kerjasama dengan investor pengadaan lampu PJU itu, lanjutnya, pembahasan lebih lanjut bakal dibicarakan mengenai anggaran, waktu berapa tahun dan pihak ketiga yang bakal kerjasama dengan Pemkot Ternate.

“Apalagi saat ini terjadi pangkas dana transfer ke daerah (TKD). Bahas rencana kerja sama dengan pihak ketiga dalam rangka pengadaan lampu PJU belum muncul, sedangkan baru terjadi pengurangan TKD tersebut,” katanya.

Pengadaan lampu PJU bersamaan dengan pengurangan TKD, tahun 2026, Amin mengatakan, DPRD bakal bersikap kalau menggunakan keuangan daerah nanti DPRD akan memberi respon seperti apa. Itu nanti dilihat perkembangannya.

“Ada pembahasan lebih lanjut, karena rencana kerja sama dengan investor pengadaan lampu PJU lebih dulu, baru turun pengurangan dana TKD dari pemerintah pusat. Torang akan bercerita lagi soal PJU karena belum ada kesepakatan,” tandasnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *