Ruang Kelas SMP 2 Butuh Sentuhan untuk Direnovasi 

Kota Ternate217 Dilihat

TERNATE – Sartini Hanafi, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate daerah pemilihan (dapil) IV menegaskan bahwa, fasilitas di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Ternate yang sudah harus direnovasi.

“Ada beberapa ruang kelas yang memang butuh sentuhan untuk direnovasi karena sudah bertahun-tahun tidak direnovasi.Ruang-ruang kelas yang sudah harus diperbaiki,” katanya, Jumat (16/5/2025).

Sartini menyampaikan hal usai reses bersama Sundari Sofyan yang berlangsung di aula SMP Negeri 2 Ternate di kelurahan Dufa-Dufa, Ternate Utara. Reses itu selain dihadiri dewan guru, Lurah Dufa-Dufa bersama 16 RT.

Reses ini dalam rangka menyerap aspirasi, tidak hanya guru-guru SMP Negeri 2 tapi juga serap aspirasi dari 16 RT di kelurahan Dufa-Dufa. “Kami mendengar aspirasi yang mereka sampaikan,” ujarnya.

Dari dewan guru, menurut Sartini, ada ruang-ruang kelas yang memang butuh sentuhan untuk direnovasi. Ruang-ruangan tersebut sudah harus direnovasi, ruang- ruang kelas tersebut memang sudah harus diperbaiki.

Hal itu, lanjut politisi partai PDI Perjuangan ini menurut Kepala Sekolah dan dewan guru yang sudah disampaikan berkali-kali tapi belum mendapat perhatian serius dan penuh dari pemerintah.

“Ruang ruang kelas SMP Negeri 2 yang memang butuh sentuhan untuk direnovasi karena sudah bertahun-tahun tidak direnovasi. Ruang-ruang kelas tersebut sudah saatnya harus diperbaiki,” tuturnya.

Begitu juga dengan mushallah sekolah. Untuk pelajaran mental, menurut Sartini, butuh mushallah yang nanti para siswa melakukan aktivitas rohani disitu. Sampai saat ini memang sudah tidak layak untuk digunakan.

“Kepala Sekolah dan pihak guru berharap bahwa, ada perhatian khusus dari pemerintah untuk diperbaiki. Aspiran ini yang akan kami perjuangkan di Pemerintah kota Ternate,” ungkapnya.

Bahkan pihak guru menyampaikan kalau bisa kita menghadirkan dari pihak Satpol PP untuk merazia para siswa berada di jalan ketika jam belajar. Proses belajar mengajar siswa harus ada di tempat, tidak boleh berkeliaran di luar.

“Ini sudah dilakukan penertiban oleh guru-guru dan para RT di Dufa-Dufa namun tidak mampu, sehingga me reka mengharapkan ada bantuan dari Satpol PP untuk menertibkan siswa yang berkeliaran di luar,” jelasnya.

Selain itu, menurut Sartini, ada permintaan dari RT RT yang ada di kelurahan Dufa-Dufa terkait dengan pengadaan tempat sampah (bak sampah) agar diperhatikan, sehingga bisa ada penambahan, karena memang di kelurahan Dufa-Dufa dengan 16 RT ini membutuhkan fasilitas bak sampah yang banyak.

Untuk meminimalisir pembuangan sampah sembarangan di jalan, kata Sartini, pak Lurah dan pak RT berharap ada perhatian khusus terkait dengan TPS di kelurahan Dufa-Dufa.

Begitu pula ada permintaan drainase pada jalan-jalan belakang yang memang ada beberapa RT butuh perhatian serius. Memang masih banyak lagi, namun hal-hal ini Insya Allah akan menjadi perhatian dan akan kami sampaikan di rapat DPRD nanti,” pungkasnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *