Semarakan 17 Agustus, Gerindra Kota Ternate Sambangi Panti Asuhan 

Kota Ternate58 Dilihat

Ternate – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kota Ternate, dalam menyambut 17 Agustus, membagikan sembilan bahan pokok (sembako) dengan menyambangi tiga panti asuhan yang ada di Kota Ternate.

“Tiga panti asuhan yang disambangi itu yakni Rumah Hafiz Jambula, (Pulau Ternate), Panti Asuhan Alyatama Batu Anteru (Ternate Tengah), Yayasan Al-Maun Sabia (Ternate Utara),” kata ketua DPC Gerindra Kota Ternate, Jamian Kolengsusu, di ruang kerjanya, Selasa (18/8/2026).

Ia mengatakan, Gerindra sambangi panti asuhan tersebut dalam memberikan bantuan sosial untuk menyambut hari kemerdekaan ke-81 tahun. “Ini merupakan suatu program yang sudah ditetapkan dalam agenda DPC Gerindra Kota Ternate. Kegiatan ini adalah kegiatan-kegiatan yang harus dilaksanakan sesuai perintah DPP.

Bantuan yang diberikan berupa beras, minyak goreng, telur dan super mie yang disediakan dalam paket bantuan sosial. Menurut Jamian, jadi mungkin itu bukan suatu ukuran besar yang harus kita lakukan, tapi ini meru pakan kreativitas Gerindra dalam membantu pihak-pihak yang sangat membutuhkan.

Selan itu, pihaknya membuat suatu kegiatan di kelurahan Kampung Pisang dalam semara kan 17 Agustus. Lomba Karaoke dari tanggal 15, 16 dan 17 Agustus 2026. Kegiatan ini mengajak masyarakat dalam rangka mengedukasi dan mendekatkan masyarakat dengan pengorbanan para pahlawan.

“Kita bikin lomba karaoke dengan lagu wajib yaitu Lagu Nasional yang berkaitan dengan kemerdekaan. Tujuan dari lomba ini untuk mendekatkan masyarakat, terutama generasi muda kepada pejuang-pejuang kemerdekaan dan menghargai jasa para pahlawan,” lanjutnya menjelaskan.

Bayangkan sekarang kemerdekaan kita sudah 81 tahun. “Rata-rata pejuang kemerde kaan mungkin tidak ada umur panjang sampai sekarang. Kalau pun ada mungkin tinggal satu dua orang pejuang,” katanya.

Untuk mengenang itu agar tidak dilupakan oleh generasi muda saat ini, menurut Jamian , makanya Gerindra sengaja membuat perlombaan karaoke yang punya daya tarik tersendiri dalam rangka mendekatkan diri dengan perjuangan atau lagu nasional yang berkaitan dengan kemerdekaan.

Lagu wajib itu adalah lagu-lagu perjuangan atau lagu nasional yang berkaitan dengan kemerdekaan, sementara lagu pilihan masing-masing punya pilihan. “Saya lihat respon masyarakat sangat bagus. Lomba itu diikuti oleh anak-anak muda, lansia juga tidak mau kalah,” pungkasnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *