Pemkot Ternate Tata Birokrasi dengan Strategi Baru

Kota Ternate472 Dilihat

TERNATE – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah kota (Pemkot) Ternate dituntut untuk lebih adaptif dalam menghadapi tantangan birokrasi ke depan. Hal itu dikatakan Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman.

Wali kota menyampaikan hal ini setelah Kota Ternate salah satu dari tujuh daerah di bawah Kantor Regional IX Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang akan menerapkan sistem Manajemen Talenta atau Talent Manage ment bagi ASN.

Menurut Tauhid, pola penilaian ASN tidak lagi hanya bertumpu pada masa kerja, tetapi lebih menekankan pada kapasitas, potensi, dan kesesuaian dengan kebutuhan organisasi.

“Yang terpenting adalah kemampuan manajerial dan kompetensi individu. ASN harus siap mengembangkan diri agar dapat menyesuaikan dengan tantangan birokrasi ke depan,” katanya, di Amarah Bela Hotel Ternate, Selasa (23/9/2025).

Sistem ini juga membuka ruang bagi pergeseran atau rolling jabatan antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sebagai langkah strategis mengatasi keterbatasan jumlah jabatan struktural.

Meski demikian, mekanisme pergeseran tetap berada dalam koridor aturan ASN, sehingga berbeda dengan mutasi di lingkungan kementerian.

Tauhid sebut, dengan adanya klasifikasi ASN ke dalam sembilan kotak atau talent pool berdasarkan hasil uji kompetensi dan penilaian kinerja, peluang pengembangan karier ASN akan semakin terbuka.

Wali Kota bilang, ASN yang masuk kategori talenta utama bahkan dapat langsung mengisi jabatan tertentu tanpa melalui seleksi terbuka.

“Kita ingin menciptakan birokrasi yang profesional, di mana ASN tidak hanya mengandalkan senioritas, tetapi benar-benar menunjukkan kinerja dan kapasitas,” ungkapnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *