TERNATE – Pemerintah Kota Ternate resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXI tingkat kota tahun 2026, Senin malam (8/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota itu dirangkaikan pelantikan dewan hakim.
Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an. Menurutnya, kegiatan ini memiliki makna strategis dalam membangun karakter umat dan memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
“MTQ ke-31 tingkat Kota Ternate berlang sung selama empat hari, hingga (11/6/2026), menjadi sarana syiar Islam, media pembinaan generasi Qurani, serta momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah,” kata Tauhid .
Wali Kota juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut, mulai dari panitia, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), hingga Kementerian Agama.
Tauhid berharap, melalui MTQ ini akan lahir qari dan qariah, hafiz dan hafizah yang tidak hanya unggul dalam tilawah, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. “Dengan begitu, Kota Ternate akan semakin dikenal sebagai daerah yang religius,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, dewan hakim MTQ ke-XXXI yang berlokasi di Kantor Wali Kota Ternate juga resmi dilantik. Tauhid berpesan agar para hakim menjalankan tugas secara profesional, objektif, jujur, dan berintegritas.
Sementara itu, Ketua Panitia MTQ, Muslim Gani, menyebut kegiatan ini merupakan agenda keagamaan yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Menurutnya, MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memiliki fungsi sosial dan dakwah.
“MTQ mampu memotivasi umat Islam untuk membaca, menghafal, memahami, hingga mengamalkan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” ujarnya.
Muslim menjelaskan, MTQ ke-31 tingkat Kota Ternate tahun ini mengusung tema “MTQ sebagai Momentum Sinergi Mewujudkan Generasi Qur’ani yang Cerdas dan Berakhlakul Karimah”.
Tercatat sebanyak 145 peserta dari seluruh kecamatan di Kota Ternate ikut ambil bagian dalam kegiatan ini. Mereka berasal dari Kecamatan Ternate Utara, Ternate Tengah, Ternate Selatan, Ternate Barat, Pulau Ternate, Pulau Moti, dan Pulau Hiri.
Para peserta akan berkompetisi dalam sejumlah cabang lomba, di antaranya tilawatil Qur’an, hifzhil Qur’an (hafalan), serta khattil Qur’an (seni kaligrafi) dengan berbagai golongan usia. (**)

