Kuatkan Mesin Partai DPC Gerindra Ternate Jelang Pemilu 2029

Kota Ternate12 Dilihat

TERNATE – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Provinsi Maluku Utara (Malut) telah mengunjungi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kota Ternate yang terletak di kompleks Perumahan BTN kelurahan Maliaro, Ternate Tengah, Kota Ternate.

“Kunjungan ini merupakan penguatan mesin partai yang dilaksanakan Ketua DPD dengan sambangi DPC Ternate, sehingga konek antara DPD dan DPC yang menjadi kolabo rasi yang kuat dalam menghadapi pemilu 2029,” kata Ketua DPC Gerindra Ternate, Jamian Kolengsusu, Senin (8/6/2026).

Sudah tentu sebagai partai, menurutnya, Gerindra melakukan kesiapan dan yang paling siap dengan membentuk struktur partai. Kalau DPC, lanjut Jamian, minimal dia turun ke PAC setelah itu ada ranting bahkan sampai ke anak ranting.

“Jadi memang kita harus siap dari sisi struktur semua lapisan kita harus terbentuk disana,” ujarnya. Kota Ternate, tutur Jamian, ada 10 kecamatan. Dari jumlah tersebut yang sudah terbentuk di 4 kecamatan dan 6 kecamatan lainnya akan menyusul.

Struktur partai yang dibentuk di kecamatan hingga kelurahan dalam rangka menyiapkan kader dan membangun komitmen politik 2029. “Yang jelas, target kita Gerindra harus merebut unsur pimpinan di Kota Ternate dan Gerindra menjadi partai yang diperhitungkan saat ini,” ungkapnya.

Jamian menjelaskan bahwa, dengan demikian semua daerah pemilihan (Dapil) harus terisi. Bahkan biasa ada peningkatan di tiap dapil. Artinya, ada dapil terisi dua kursi. Tidak ada yang tidak mungkin, kemung kinan itu bisa saja terjadi.

“Tidak ada larangan kalau Gerindra dua kursi di satu dapil. Bukan larangan, tapi itu optimis dari Gerindra untuk melaksanakan tugas- tugas partai dan itu menjadi tujuan akhir daripada kompetensi yang kita jalankan di DPC,” kilahnya.

Jamian menjelaskan, orang-orang yang dipasang menjadi calon legislatif (caleg) nanti orang-orang yang memiliki kompetensi. Apalagi dengan aturan yang begitu ketat di Pemilu nanti, ada bebera pa persyaratan yang harus dilaksanakan.

“Partai akan diverifikasi ulang, bahkan aturan mungkin sudah lebih ketat, apalagi 30 persen perempuan, ada aturan baru yang perlu kita laksanakan. Setiap kecamatan dan kelurahan/desa terbentuk kantor PAC mau pun ranting,” ungkapnya.

Dengan aturan baru itu, Wakil ketua II DPRD Kota Ternate ini bilang, Gerindra merespon dan harus siap. “Kalau tidak siap, kita tidak bisa pertahankan apa yang sudah kita raih,” tandasnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *